MITRA MEDIA : Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak Akibat Gempa M7,7

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak Akibat Gempa M7,7

LABUAN BAJO, 16 Agustus 2026 – Hotel The Jayakarta di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bangunan setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Minggu pagi. Hotel ditutup sementara sambil menunggu pemeriksaan ahli terhadap kondisi struktur bangunan.

Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak di Lantai Dasar

Hotel The Jayakarta Labuan Bajo mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang terjadi pada pukul 05.58 WITA. Kerusakan paling terlihat berada di lantai dasar yang menjadi area lobi, restoran, dan dapur.

Sejumlah tiang penyangga di lantai dasar tampak mengalami kerusakan. Selain itu, bagian plafon berantakan dan terdapat tembok yang roboh.

Meski mengalami kerusakan, bangunan hotel tidak sampai roboh. Pihak hotel memilih tidak mengubah atau memindahkan bagian bangunan yang rusak sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli.

General Manager Hotel The Jayakarta, Romeo Eko, mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kelayakan bangunan.

“Kita belum lihat sejauh mana karena memang kita masih menunggu ahlinya untuk nanti sejauh mana terus kerusakannya terus nanti kelayakannya seperti apa,” ujar Romeo saat ditemui di lokasi, Minggu (16/8).

Hotel Ditutup Sementara untuk Umum

Romeo mengatakan pihak hotel memutuskan menutup sementara operasional Hotel The Jayakarta Labuan Bajo setelah melihat kondisi bangunan pascagempa.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi sembari menunggu hasil asesmen struktur. Keputusan mengenai keamanan dan kelayakan bangunan nantinya akan mengacu pada hasil pemeriksaan tim ahli.

Okupansi Hotel Capai 90 Persen Saat Gempa

Gempa terjadi ketika tingkat keterisian hotel mencapai sekitar 90 persen. Sebagian besar tamu masih berada di kamar karena gempa terjadi pada pagi hari.

Romeo menyebut gempa terjadi sebelum waktu sarapan. Sebagian tamu yang hendak melakukan perjalanan wisata memang sudah bersiap lebih pagi, tetapi mayoritas penghuni masih berada di dalam kamar.

“Kita kebetulan waktu malam itu posisi di 90 persen kalau mau dibilang full. Kejadiannya pagi jam 05.58 WITA, jadi memang tamu masih banyak dalam kamar,” jelasnya.

Evakuasi Tamu Berjalan Lancar

Sesaat setelah gempa, para tamu langsung keluar dari kamar dan berkumpul di area parkir di depan lobi. Staf hotel yang sudah berada di lokasi turut membantu proses evakuasi.

Evakuasi dilakukan melalui tangga darurat. Sementara itu, lift dimatikan untuk memastikan tamu menggunakan jalur evakuasi yang telah disiapkan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Simulasi Evakuasi Membantu Penyelamatan

Menurut Romeo, latihan evakuasi yang rutin dilakukan sebelumnya turut membantu memperlancar proses penyelamatan.

Staf hotel telah memahami prosedur evakuasi sehingga dapat mengarahkan tamu menuju area aman setelah gempa terjadi.

“Kita juga sudah sering melakukan latihan-latihan evakuasi sehingga itu mungkin juga yang memudahkan atau membuat tidak ada korban,” ujarnya.

Personel Polres Manggarai Barat dan Brimob juga datang untuk membantu proses evakuasi serta memastikan kondisi para tamu.

Seluruh Tamu Direlokasi ke Hotel Lain

Setelah dievakuasi, para tamu Hotel The Jayakarta kemudian direlokasi ke sejumlah hotel lain di Labuan Bajo.

Proses pemindahan tamu berlangsung hingga sore hari. Pihak hotel memastikan seluruh tamu telah dipindahkan ke tempat penginapan lain.

Sementara itu, area Hotel The Jayakarta tetap dalam kondisi seperti setelah gempa. Pihak manajemen tidak melakukan pembenahan terhadap bagian struktur yang rusak sebelum pemeriksaan ahli dilakukan.

Menunggu Asesmen Struktur Bangunan

Pihak Hotel The Jayakarta masih menunggu kedatangan tim ahli untuk melakukan asesmen terhadap bangunan. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan apakah bangunan masih layak digunakan.

Romeo mengatakan kerusakan pada tiang penyangga menjadi salah satu perhatian utama karena berada di area lantai dasar yang menopang bagian bangunan di atasnya.

“Tiang-tiang penyangga termasuk sampai di sini, kitchen, restoran, lobi, di lantai dasar sehingga kita putuskan memang takutnya struktur, pasti pengaruh di atas karena berat,” katanya.

Menurut dia, keputusan mengenai langkah selanjutnya akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari para ahli diterima pihak hotel.

Dengan demikian, Hotel The Jayakarta Labuan Bajo untuk sementara belum dapat menerima tamu sampai kondisi bangunan dinyatakan aman dan layak digunakan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET - News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET - News - Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

%0A%0A_Baca selengkapnya:_ %0A https://news.danakirtimedia.co.id/mitra-media-hotel-the-jayakarta-labuan-bajo-rusak-akibat-gempa-m77/" data-action="share/whatsapp/share" onclick="window.open(this.href,'window','width=640,height=480,resizable,scrollbars,toolbar,menubar') ;return false;" title="share ke whatsapp">whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak Akibat Gempa M7,7

LABUAN BAJO, 16 Agustus 2026 – Hotel The Jayakarta di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bangunan setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Minggu pagi. Hotel ditutup sementara sambil menunggu pemeriksaan ahli terhadap kondisi struktur bangunan.

Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak di Lantai Dasar

Hotel The Jayakarta Labuan Bajo mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang terjadi pada pukul 05.58 WITA. Kerusakan paling terlihat berada di lantai dasar yang menjadi area lobi, restoran, dan dapur.

Sejumlah tiang penyangga di lantai dasar tampak mengalami kerusakan. Selain itu, bagian plafon berantakan dan terdapat tembok yang roboh.

Meski mengalami kerusakan, bangunan hotel tidak sampai roboh. Pihak hotel memilih tidak mengubah atau memindahkan bagian bangunan yang rusak sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli.

General Manager Hotel The Jayakarta, Romeo Eko, mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kelayakan bangunan.

“Kita belum lihat sejauh mana karena memang kita masih menunggu ahlinya untuk nanti sejauh mana terus kerusakannya terus nanti kelayakannya seperti apa,” ujar Romeo saat ditemui di lokasi, Minggu (16/8).

Hotel Ditutup Sementara untuk Umum

Romeo mengatakan pihak hotel memutuskan menutup sementara operasional Hotel The Jayakarta Labuan Bajo setelah melihat kondisi bangunan pascagempa.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi sembari menunggu hasil asesmen struktur. Keputusan mengenai keamanan dan kelayakan bangunan nantinya akan mengacu pada hasil pemeriksaan tim ahli.

Okupansi Hotel Capai 90 Persen Saat Gempa

Gempa terjadi ketika tingkat keterisian hotel mencapai sekitar 90 persen. Sebagian besar tamu masih berada di kamar karena gempa terjadi pada pagi hari.

Romeo menyebut gempa terjadi sebelum waktu sarapan. Sebagian tamu yang hendak melakukan perjalanan wisata memang sudah bersiap lebih pagi, tetapi mayoritas penghuni masih berada di dalam kamar.

“Kita kebetulan waktu malam itu posisi di 90 persen kalau mau dibilang full. Kejadiannya pagi jam 05.58 WITA, jadi memang tamu masih banyak dalam kamar,” jelasnya.

Evakuasi Tamu Berjalan Lancar

Sesaat setelah gempa, para tamu langsung keluar dari kamar dan berkumpul di area parkir di depan lobi. Staf hotel yang sudah berada di lokasi turut membantu proses evakuasi.

Evakuasi dilakukan melalui tangga darurat. Sementara itu, lift dimatikan untuk memastikan tamu menggunakan jalur evakuasi yang telah disiapkan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Simulasi Evakuasi Membantu Penyelamatan

Menurut Romeo, latihan evakuasi yang rutin dilakukan sebelumnya turut membantu memperlancar proses penyelamatan.

Staf hotel telah memahami prosedur evakuasi sehingga dapat mengarahkan tamu menuju area aman setelah gempa terjadi.

“Kita juga sudah sering melakukan latihan-latihan evakuasi sehingga itu mungkin juga yang memudahkan atau membuat tidak ada korban,” ujarnya.

Personel Polres Manggarai Barat dan Brimob juga datang untuk membantu proses evakuasi serta memastikan kondisi para tamu.

Seluruh Tamu Direlokasi ke Hotel Lain

Setelah dievakuasi, para tamu Hotel The Jayakarta kemudian direlokasi ke sejumlah hotel lain di Labuan Bajo.

Proses pemindahan tamu berlangsung hingga sore hari. Pihak hotel memastikan seluruh tamu telah dipindahkan ke tempat penginapan lain.

Sementara itu, area Hotel The Jayakarta tetap dalam kondisi seperti setelah gempa. Pihak manajemen tidak melakukan pembenahan terhadap bagian struktur yang rusak sebelum pemeriksaan ahli dilakukan.

Menunggu Asesmen Struktur Bangunan

Pihak Hotel The Jayakarta masih menunggu kedatangan tim ahli untuk melakukan asesmen terhadap bangunan. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan apakah bangunan masih layak digunakan.

Romeo mengatakan kerusakan pada tiang penyangga menjadi salah satu perhatian utama karena berada di area lantai dasar yang menopang bagian bangunan di atasnya.

“Tiang-tiang penyangga termasuk sampai di sini, kitchen, restoran, lobi, di lantai dasar sehingga kita putuskan memang takutnya struktur, pasti pengaruh di atas karena berat,” katanya.

Menurut dia, keputusan mengenai langkah selanjutnya akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari para ahli diterima pihak hotel.

Dengan demikian, Hotel The Jayakarta Labuan Bajo untuk sementara belum dapat menerima tamu sampai kondisi bangunan dinyatakan aman dan layak digunakan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET - News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET - News - Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

%0A%0A_Baca selengkapnya:_ %0A https://news.danakirtimedia.co.id/mitra-media-hotel-the-jayakarta-labuan-bajo-rusak-akibat-gempa-m77/" data-action="share/whatsapp/share" onclick="window.open(this.href,'window','width=640,height=480,resizable,scrollbars,toolbar,menubar') ;return false;" title="share ke whatsapp">whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo DM News

Logo DM News

Artikel Dengan Judul : Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak Akibat Gempa M7,7

LABUAN BAJO, 16 Agustus 2026 – Hotel The Jayakarta di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bangunan setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Minggu pagi. Hotel ditutup sementara sambil menunggu pemeriksaan ahli terhadap kondisi struktur bangunan.

Berita lainnya: Pembangunan Rehabilitasi SDN 1 Keresek Mendapat Dukungan Penuh Pengawas.[Mitra Sindikasi]

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak di Lantai Dasar

Hotel The Jayakarta Labuan Bajo mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang terjadi pada pukul 05.58 WITA. Kerusakan paling terlihat berada di lantai dasar yang menjadi area lobi, restoran, dan dapur.

Artikel terkait: Personil TNI Bersama Masyarakat Gaspol Pengerjaan Jembatan Beton Garuda Gowa[Mitra Sindikasi]

Sejumlah tiang penyangga di lantai dasar tampak mengalami kerusakan. Selain itu, bagian plafon berantakan dan terdapat tembok yang roboh.

Meski mengalami kerusakan, bangunan hotel tidak sampai roboh. Pihak hotel memilih tidak mengubah atau memindahkan bagian bangunan yang rusak sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli.

General Manager Hotel The Jayakarta, Romeo Eko, mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kelayakan bangunan.

“Kita belum lihat sejauh mana karena memang kita masih menunggu ahlinya untuk nanti sejauh mana terus kerusakannya terus nanti kelayakannya seperti apa,” ujar Romeo saat ditemui di lokasi, Minggu (16/8).

Baca Selengkapnya  MITRA MEDIA : Pemusatan Pelatihan Paskibraka Garut 2026, Hj. Putri Karlina dan Nurrodhin Dorong Kekompakan Jelang HUT RI

Hotel Ditutup Sementara untuk Umum

Romeo mengatakan pihak hotel memutuskan menutup sementara operasional Hotel The Jayakarta Labuan Bajo setelah melihat kondisi bangunan pascagempa.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi sembari menunggu hasil asesmen struktur. Keputusan mengenai keamanan dan kelayakan bangunan nantinya akan mengacu pada hasil pemeriksaan tim ahli.

Okupansi Hotel Capai 90 Persen Saat Gempa

Gempa terjadi ketika tingkat keterisian hotel mencapai sekitar 90 persen. Sebagian besar tamu masih berada di kamar karena gempa terjadi pada pagi hari.

Romeo menyebut gempa terjadi sebelum waktu sarapan. Sebagian tamu yang hendak melakukan perjalanan wisata memang sudah bersiap lebih pagi, tetapi mayoritas penghuni masih berada di dalam kamar.

“Kita kebetulan waktu malam itu posisi di 90 persen kalau mau dibilang full. Kejadiannya pagi jam 05.58 WITA, jadi memang tamu masih banyak dalam kamar,” jelasnya.

Evakuasi Tamu Berjalan Lancar

Sesaat setelah gempa, para tamu langsung keluar dari kamar dan berkumpul di area parkir di depan lobi. Staf hotel yang sudah berada di lokasi turut membantu proses evakuasi.

Evakuasi dilakukan melalui tangga darurat. Sementara itu, lift dimatikan untuk memastikan tamu menggunakan jalur evakuasi yang telah disiapkan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Simulasi Evakuasi Membantu Penyelamatan

Menurut Romeo, latihan evakuasi yang rutin dilakukan sebelumnya turut membantu memperlancar proses penyelamatan.

Staf hotel telah memahami prosedur evakuasi sehingga dapat mengarahkan tamu menuju area aman setelah gempa terjadi.

“Kita juga sudah sering melakukan latihan-latihan evakuasi sehingga itu mungkin juga yang memudahkan atau membuat tidak ada korban,” ujarnya.

Baca Selengkapnya  MITRA MEDIA : Mati Lampu Bergilir Jawa, Ini Penyebab yang Diungkap PLN

Personel Polres Manggarai Barat dan Brimob juga datang untuk membantu proses evakuasi serta memastikan kondisi para tamu.

Seluruh Tamu Direlokasi ke Hotel Lain

Setelah dievakuasi, para tamu Hotel The Jayakarta kemudian direlokasi ke sejumlah hotel lain di Labuan Bajo.

Proses pemindahan tamu berlangsung hingga sore hari. Pihak hotel memastikan seluruh tamu telah dipindahkan ke tempat penginapan lain.

Sementara itu, area Hotel The Jayakarta tetap dalam kondisi seperti setelah gempa. Pihak manajemen tidak melakukan pembenahan terhadap bagian struktur yang rusak sebelum pemeriksaan ahli dilakukan.

Menunggu Asesmen Struktur Bangunan

Pihak Hotel The Jayakarta masih menunggu kedatangan tim ahli untuk melakukan asesmen terhadap bangunan. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan apakah bangunan masih layak digunakan.

Romeo mengatakan kerusakan pada tiang penyangga menjadi salah satu perhatian utama karena berada di area lantai dasar yang menopang bagian bangunan di atasnya.

“Tiang-tiang penyangga termasuk sampai di sini, kitchen, restoran, lobi, di lantai dasar sehingga kita putuskan memang takutnya struktur, pasti pengaruh di atas karena berat,” katanya.

Menurut dia, keputusan mengenai langkah selanjutnya akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari para ahli diterima pihak hotel.

Dengan demikian, Hotel The Jayakarta Labuan Bajo untuk sementara belum dapat menerima tamu sampai kondisi bangunan dinyatakan aman dan layak digunakan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET – News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET – News – Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

Berita lainnya: Babinsa dan Damkar Gowa Padamkan Kebakaran Lahan Seluas 50 Hektare[Mitra Sindikasi]

Fingerprint: DM News-1379

Baca Selengkapnya  Semarak HUT Ke-6 Vasaka Hotel, Hj Dwiana Pamuji Astuti Owner Ayam Potong (RPA) BABE Hadiri Acara Seremonial Melalui Vlogging[Mitra Sindikasi]

MITRA MEDIA : Hotel The Jayakarta Labuan Bajo Rusak Akibat Gempa M7,7

Oleh: redaksi | 13:03 WIB, 16 Agustus 2026

Seluruh konten di portal NEWS.DANAKIRTIMEDIA.CO.ID telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

HAK JAWAB KONTAK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel news.danakirtimedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Rehabilitasi SDN 1 Keresek Mendapat Dukungan Penuh Pengawas.[Mitra Sindikasi]
Personil TNI Bersama Masyarakat Gaspol Pengerjaan Jembatan Beton Garuda Gowa[Mitra Sindikasi]
Babinsa dan Damkar Gowa Padamkan Kebakaran Lahan Seluas 50 Hektare[Mitra Sindikasi]
Babinsa Koramil Bajeng Pastikan Kualitas Pembangunan KDKMP Gowa Berjalan Lancar[Mitra Sindikasi]
Viral Video Dugaan Pesta Narkoba di Rutan Depok, Warga Binaan dan Petugas Diperiksa[Mitra Sindikasi]
Dokumen Pendidikan Gibran di MK: Belajar Kritis dari Perkara Syarat Cawapres[Mitra Sindikasi]
Pembunuhan di Menganti Gresik, Wanita Telepon 110 Usai Bacok Kekasih[Mitra Sindikasi]
Jalur Senaru Gunung Rinjani Dibuka Lagi Mulai 3 Oktober[Mitra Sindikasi]

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Pembangunan Rehabilitasi SDN 1 Keresek Mendapat Dukungan Penuh Pengawas.[Mitra Sindikasi]

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Personil TNI Bersama Masyarakat Gaspol Pengerjaan Jembatan Beton Garuda Gowa[Mitra Sindikasi]

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:57 WIB

Babinsa dan Damkar Gowa Padamkan Kebakaran Lahan Seluas 50 Hektare[Mitra Sindikasi]

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Babinsa Koramil Bajeng Pastikan Kualitas Pembangunan KDKMP Gowa Berjalan Lancar[Mitra Sindikasi]

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Viral Video Dugaan Pesta Narkoba di Rutan Depok, Warga Binaan dan Petugas Diperiksa[Mitra Sindikasi]

Berita Terbaru

news.danakirtimedia.co.id
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik news.danakirtimedia.co.id berada di bawah naungan badan hukum resmi patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999.