MITRA MEDIA : Korban Gempa NTT Bertambah, Total 72 Orang

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter Korban Gempa NTT Bertambah, Total 72 Orang

KUPANG, 20 Agustus 2026 – Korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 72 orang hingga Kamis (20/8). Selain korban meninggal, sebanyak 527 warga mengalami luka berat dan 753 lainnya luka ringan.

Korban Gempa NTT Capai 72 Orang

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Amanusa II Bencana NTT Kombes Bayu Suseno mengatakan, data terbaru Posko Penanganan Bencana Gempa NTT mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 72 orang.

“Meninggal dunia 72 orang,” kata Bayu dalam keterangannya pada Kamis (20/8).

Data tersebut menunjukkan dampak gempa masih cukup besar di sejumlah wilayah NTT. Selain korban meninggal, ratusan warga harus mendapatkan penanganan medis akibat luka berat maupun ringan.

Manggarai Jadi Wilayah dengan Korban Terbanyak

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yakni 28 orang. Posisi berikutnya ditempati Manggarai Timur dengan 23 korban meninggal.

Sementara itu, Kabupaten Nagekeo mencatat sembilan korban meninggal. Kemudian Sikka enam orang, serta Ende, Manggarai Barat, dan Ngada masing-masing dua orang.

Untuk korban luka berat, Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 442 orang. Kabupaten Manggarai menyusul dengan 181 orang.

Secara keseluruhan, korban luka berat tercatat 527 orang. Adapun korban luka ringan mencapai 753 orang.

Puluhan Ribu Warga Masih Mengungsi

Dampak gempa juga membuat puluhan ribu warga meninggalkan rumah dan tinggal di lokasi pengungsian. Hingga Kamis, jumlah warga yang masih mengungsi mencapai 46.435 jiwa.

Mereka tersebar di 231 titik pengungsian yang berada di tujuh kabupaten terdampak. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap makanan, air bersih, layanan kesehatan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan dasar lainnya masih tinggi.

Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Bantuan logistik juga telah dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian.

Gempa M7,7 Guncang NTT pada 15 Agustus

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB. Guncangan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Gempa itu juga sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo, Kolaka, dan Sikka.

Setelah kejadian utama, aktivitas kegempaan masih menjadi perhatian. Penanganan bencana kemudian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur untuk mengevakuasi warga, menangani korban, serta memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Bantuan Logistik Terus Disalurkan

Pemerintah sebelumnya telah mengirimkan ratusan ton bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak gempa NTT.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang masih bertahan di titik-titik pengungsian.

Dengan jumlah pengungsi yang mencapai 46.435 jiwa, distribusi bantuan menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Pemerintah dan petugas di lapangan juga masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa dan kebutuhan warga.

Data Korban Gempa NTT per 20 Agustus 2026

Berikut rincian sementara korban berdasarkan data Posko Penanganan Bencana Gempa NTT:

  • Meninggal dunia: 72 orang.
  • Luka berat: 527 orang.
  • Luka ringan: 753 orang.
  • Pengungsi: 46.435 jiwa.
  • Titik pengungsian: 231 lokasi.
  • Wilayah terdampak pengungsian: tujuh kabupaten.

Data korban masih dapat berubah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET - News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET - News - Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

%0A%0A_Baca selengkapnya:_ %0A https://news.danakirtimedia.co.id/mitra-media-korban-gempa-ntt-bertambah-total-72-orang/" data-action="share/whatsapp/share" onclick="window.open(this.href,'window','width=640,height=480,resizable,scrollbars,toolbar,menubar') ;return false;" title="share ke whatsapp">whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon Korban Gempa NTT Bertambah, Total 72 Orang

KUPANG, 20 Agustus 2026 – Korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 72 orang hingga Kamis (20/8). Selain korban meninggal, sebanyak 527 warga mengalami luka berat dan 753 lainnya luka ringan.

Korban Gempa NTT Capai 72 Orang

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Amanusa II Bencana NTT Kombes Bayu Suseno mengatakan, data terbaru Posko Penanganan Bencana Gempa NTT mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 72 orang.

“Meninggal dunia 72 orang,” kata Bayu dalam keterangannya pada Kamis (20/8).

Data tersebut menunjukkan dampak gempa masih cukup besar di sejumlah wilayah NTT. Selain korban meninggal, ratusan warga harus mendapatkan penanganan medis akibat luka berat maupun ringan.

Manggarai Jadi Wilayah dengan Korban Terbanyak

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yakni 28 orang. Posisi berikutnya ditempati Manggarai Timur dengan 23 korban meninggal.

Sementara itu, Kabupaten Nagekeo mencatat sembilan korban meninggal. Kemudian Sikka enam orang, serta Ende, Manggarai Barat, dan Ngada masing-masing dua orang.

Untuk korban luka berat, Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 442 orang. Kabupaten Manggarai menyusul dengan 181 orang.

Secara keseluruhan, korban luka berat tercatat 527 orang. Adapun korban luka ringan mencapai 753 orang.

Puluhan Ribu Warga Masih Mengungsi

Dampak gempa juga membuat puluhan ribu warga meninggalkan rumah dan tinggal di lokasi pengungsian. Hingga Kamis, jumlah warga yang masih mengungsi mencapai 46.435 jiwa.

Mereka tersebar di 231 titik pengungsian yang berada di tujuh kabupaten terdampak. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap makanan, air bersih, layanan kesehatan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan dasar lainnya masih tinggi.

Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Bantuan logistik juga telah dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian.

Gempa M7,7 Guncang NTT pada 15 Agustus

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB. Guncangan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Gempa itu juga sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo, Kolaka, dan Sikka.

Setelah kejadian utama, aktivitas kegempaan masih menjadi perhatian. Penanganan bencana kemudian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur untuk mengevakuasi warga, menangani korban, serta memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Bantuan Logistik Terus Disalurkan

Pemerintah sebelumnya telah mengirimkan ratusan ton bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak gempa NTT.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang masih bertahan di titik-titik pengungsian.

Dengan jumlah pengungsi yang mencapai 46.435 jiwa, distribusi bantuan menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Pemerintah dan petugas di lapangan juga masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa dan kebutuhan warga.

Data Korban Gempa NTT per 20 Agustus 2026

Berikut rincian sementara korban berdasarkan data Posko Penanganan Bencana Gempa NTT:

  • Meninggal dunia: 72 orang.
  • Luka berat: 527 orang.
  • Luka ringan: 753 orang.
  • Pengungsi: 46.435 jiwa.
  • Titik pengungsian: 231 lokasi.
  • Wilayah terdampak pengungsian: tujuh kabupaten.

Data korban masih dapat berubah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET - News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET - News - Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

%0A%0A_Baca selengkapnya:_ %0A https://news.danakirtimedia.co.id/mitra-media-korban-gempa-ntt-bertambah-total-72-orang/" data-action="share/whatsapp/share" onclick="window.open(this.href,'window','width=640,height=480,resizable,scrollbars,toolbar,menubar') ;return false;" title="share ke whatsapp">whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo DM News

Logo DM News

Artikel Dengan Judul : Korban Gempa NTT Bertambah, Total 72 Orang

KUPANG, 20 Agustus 2026 – Korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 72 orang hingga Kamis (20/8). Selain korban meninggal, sebanyak 527 warga mengalami luka berat dan 753 lainnya luka ringan.

Selengkapnya: GERAK CEPAT! Polisi Selamatkan Warga Pingsan di Jalur Garut-Tasik[Mitra Sindikasi]

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Gempa NTT Capai 72 Orang

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Amanusa II Bencana NTT Kombes Bayu Suseno mengatakan, data terbaru Posko Penanganan Bencana Gempa NTT mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 72 orang.

Selengkapnya: POLISI OLah TKP Pasar Andir Bayongbong Ludes Dilalap Api – 26 Kios Hangus, Kerugian Ratusan Juta![Mitra Sindikasi]

“Meninggal dunia 72 orang,” kata Bayu dalam keterangannya pada Kamis (20/8).

Data tersebut menunjukkan dampak gempa masih cukup besar di sejumlah wilayah NTT. Selain korban meninggal, ratusan warga harus mendapatkan penanganan medis akibat luka berat maupun ringan.

Manggarai Jadi Wilayah dengan Korban Terbanyak

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yakni 28 orang. Posisi berikutnya ditempati Manggarai Timur dengan 23 korban meninggal.

Sementara itu, Kabupaten Nagekeo mencatat sembilan korban meninggal. Kemudian Sikka enam orang, serta Ende, Manggarai Barat, dan Ngada masing-masing dua orang.

Baca Selengkapnya  MITRA MEDIA : Damkar Garut: Keselamatan Jiwa dan Harta Benda Menjadi Prioritas Utama

Untuk korban luka berat, Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 442 orang. Kabupaten Manggarai menyusul dengan 181 orang.

Secara keseluruhan, korban luka berat tercatat 527 orang. Adapun korban luka ringan mencapai 753 orang.

Puluhan Ribu Warga Masih Mengungsi

Dampak gempa juga membuat puluhan ribu warga meninggalkan rumah dan tinggal di lokasi pengungsian. Hingga Kamis, jumlah warga yang masih mengungsi mencapai 46.435 jiwa.

Mereka tersebar di 231 titik pengungsian yang berada di tujuh kabupaten terdampak. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap makanan, air bersih, layanan kesehatan, tempat tinggal sementara, dan kebutuhan dasar lainnya masih tinggi.

Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Bantuan logistik juga telah dikirim untuk memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian.

Gempa M7,7 Guncang NTT pada 15 Agustus

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB. Guncangan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Gempa itu juga sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo, Kolaka, dan Sikka.

Setelah kejadian utama, aktivitas kegempaan masih menjadi perhatian. Penanganan bencana kemudian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur untuk mengevakuasi warga, menangani korban, serta memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Bantuan Logistik Terus Disalurkan

Pemerintah sebelumnya telah mengirimkan ratusan ton bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak gempa NTT.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang masih bertahan di titik-titik pengungsian.

Dengan jumlah pengungsi yang mencapai 46.435 jiwa, distribusi bantuan menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana. Pemerintah dan petugas di lapangan juga masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa dan kebutuhan warga.

Baca Selengkapnya  MITRA MEDIA : Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UMY

Data Korban Gempa NTT per 20 Agustus 2026

Berikut rincian sementara korban berdasarkan data Posko Penanganan Bencana Gempa NTT:

  • Meninggal dunia: 72 orang.
  • Luka berat: 527 orang.
  • Luka ringan: 753 orang.
  • Pengungsi: 46.435 jiwa.
  • Titik pengungsian: 231 lokasi.
  • Wilayah terdampak pengungsian: tujuh kabupaten.

Data korban masih dapat berubah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan.

Penulis : Amanda

Untuk Pertama Terbit di : EXPOSE NET – News
Oleh : Fatiha Amanda

Hak Cipta : EXPOSE NET – News – Berita Terkini & Viral: Objektif, Tajam, dan Edukatif.

Simak juga: Viral Video Intimidasi Wartawan Bogor, Pria Ternyata Satpam[Mitra Sindikasi]

Fingerprint: DM News-1401

MITRA MEDIA : Korban Gempa NTT Bertambah, Total 72 Orang

Oleh: redaksi | 11:35 WIB, 20 Agustus 2026

Seluruh konten di portal NEWS.DANAKIRTIMEDIA.CO.ID telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

HAK JAWAB KONTAK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel news.danakirtimedia.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GERAK CEPAT! Polisi Selamatkan Warga Pingsan di Jalur Garut-Tasik[Mitra Sindikasi]
POLISI OLah TKP Pasar Andir Bayongbong Ludes Dilalap Api – 26 Kios Hangus, Kerugian Ratusan Juta![Mitra Sindikasi]
Viral Video Intimidasi Wartawan Bogor, Pria Ternyata Satpam[Mitra Sindikasi]
Dua Penumpang dari Jakarta Ditangkap di Bangkok Bawa Rp30 Miliar[Mitra Sindikasi]
Mayat Terborgol Kendal Terungkap, Korban Diduga Dibunuh[Mitra Sindikasi]
Siaga dan Gotong Royong, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan Seluas 7 Hektare di Malino Gowa[Mitra Sindikasi]
Dandim 1409/Gowa Pimpin Syukuran HUT ke-81 TNI, Perkuat Soliditas dan Kedekatan dengan Rakyat[Mitra Sindikasi]
Polisi Bersama Masyarakat, Arah Baru Polri Era Kapolri Jenderal Pol Suyudi[Mitra Sindikasi]

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:18 WIB

GERAK CEPAT! Polisi Selamatkan Warga Pingsan di Jalur Garut-Tasik[Mitra Sindikasi]

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:12 WIB

POLISI OLah TKP Pasar Andir Bayongbong Ludes Dilalap Api – 26 Kios Hangus, Kerugian Ratusan Juta![Mitra Sindikasi]

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:14 WIB

Viral Video Intimidasi Wartawan Bogor, Pria Ternyata Satpam[Mitra Sindikasi]

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Dua Penumpang dari Jakarta Ditangkap di Bangkok Bawa Rp30 Miliar[Mitra Sindikasi]

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:48 WIB

Mayat Terborgol Kendal Terungkap, Korban Diduga Dibunuh[Mitra Sindikasi]

Berita Terbaru

news.danakirtimedia.co.id
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik news.danakirtimedia.co.id berada di bawah naungan badan hukum resmi patuh Sesuai UU Pers No. 40/1999.